Pembangunan kampus data center berbasis AI milik BDx Data Centers di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, dihentikan sementara. Keputusan diambil setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta konstruksi berhenti hingga seluruh perizinan selesai. Penghentian ini terjadi kurang dari dua pekan setelah proyek resmi dimulai.
Kronologi
BDx melakukan groundbreaking pada 22 September 2026 untuk kampus data center AI berkapasitas hingga 640 megawatt. Proyek yang dikenal sebagai AI Campus 2 atau CGK4 itu dirancang terdiri atas enam gedung dan dibangun bertahap selama sekitar tiga tahun. BDx sebelumnya menyatakan telah mengamankan kapasitas jaringan listrik 845 MVA dari PLN.
Enam hari kemudian, Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak pada Senin, 28 September. Pembangunan dihentikan karena analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) belum rampung dan persetujuan bangunan gedung (PBG) belum diterbitkan. BDx mengonfirmasi penghentian itu pada 3 Oktober.
Gubernur menegaskan proyek berhenti bukan karena terbukti melanggar aturan lingkungan, melainkan karena izinnya belum terbit. Ia juga menyebut keterlambatan penyerahan data perizinan oleh konsultan sebagai pemicu.
Air dan listrik jadi sorotan
Isu yang mengemuka adalah kebutuhan air. Sumber air disebut tetap berasal dari Jatiluhur dan disalurkan melalui PDAM, sementara waduk yang sama menjadi tumpuan irigasi sawah di Jawa Barat. Gubernur meminta kebutuhan air dihitung rinci sejak awal agar tidak mengganggu sektor pertanian. Warga juga disebut khawatir soal kebisingan.
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat meminta pemerintah membuka manfaat dan risiko proyek ke publik. Institute for Essential Services Reform (IESR) mendorong jeda ini dipakai untuk mengkaji dampak sosial, lingkungan, air, dan kelistrikan, termasuk sumber pembangkit yang memasok listriknya. Fabby dari IESR menilai ambisi menjadi pusat data kawasan hanya masuk akal jika fasilitasnya hemat air, efisien, dan ditenagai energi terbarukan.
Dari sisi industri
Ketua Umum IDPRO Hendra Suryakusuma meminta penghentian ini dilihat secara proporsional dan mengingatkan bahwa data center adalah infrastruktur strategis bagi ekonomi digital. Pengamat menyoroti pentingnya kepastian investasi. BDx menyatakan terus bekerja sama dengan pemerintah dan tetap menargetkan fase pertama beroperasi pada awal 2027, meski sejumlah laporan mempertanyakan apakah target itu bisa dipenuhi.
Konteks nasional
Menurut analisis di The Jakarta Post, lebih dari 60 persen data center Indonesia terkonsentrasi di dua lokasi, yakni Jabodetabek dan Batam. Batam sendiri disebut mulai tertekan soal pasokan air hujan yang terbatas. Data Center Map mencatat 204 data center di Indonesia per Oktober 2026, dengan 107 unit di Jakarta dan 20 unit di Batam. Pada paruh pertama 2026, tercatat sekitar 1,3 GW rencana ekspansi dan 395 MW sedang dibangun, di samping kapasitas operasional sekitar 356 MW. Kasus Jatiluhur menjadi ujian pertama bagaimana lonjakan investasi itu bertemu dengan regulasi lingkungan.
Sumber: Investortrust, Bisnis.com, Katadata, Selular.ID, Kompas.com, The Jakarta Post, Databoks.
